ARTICLE AD BOX
Liputan6.com, Jakarta Alejandro Garnacho akhirnya menemukan pelabuhan baru usai tersingkir dari skuad Manchester United di era Ruben Amorim. Pemain asal Argentina itu terpinggirkan menjelang akhir musim lalu dan tak lagi jadi pilihan utama. Situasi ini membuat hubungannya dengan Amorim memburuk.
Ketegangan keduanya semakin jelas ketika Garnacho disebut berseteru langsung dengan sang manajer. Kondisi tersebut membuat posisinya makin sulit dipertahankan di Old Trafford.
Musim panas 2025 menjadi titik balik bagi masa depan Garnacho. Dengan tidak adanya jalan damai antara dirinya dan Amorim, Manchester United akhirnya membuka pintu untuk menjualnya. Garnacho pun resmi masuk daftar jual klub.
Pilihan Garnacho untuk melanjutkan karier menjadi sorotan. Setelah sempat menolak opsi pindah ke luar Inggris, winger berusia 21 tahun itu kini resmi dilepas pada bursa transfer musim panas ini.
Garnacho Hanya Mau Premier League
Sejumlah klub Eropa sempat dikaitkan dengan Garnacho. Beberapa tim dari Spanyol dan Italia menunjukkan minat untuk memboyongnya. Namun, Garnacho menegaskan bahwa ia ingin bertahan di Premier League.
Chelsea menjadi tujuan yang diincarnya sejak awal. Garnacho percaya bahwa Stamford Bridge adalah tempat yang tepat untuk melanjutkan karier. Namun, The Blues sempat pasif dan tidak segera membuka negosiasi dengan Manchester United.
Situasi ini membuat masa depan Garnacho sempat menggantung cukup lama. Akan tetapi Chelsea akhirnya benar-benar bergerak dan memenuhi keinginannya untuk tetap berkompetisi di liga terbaik Inggris.
Chelsea Capai Kesepakatan dengan MU
Setelah proses yang cukup panjang, titik terang akhirnya tercapai. Chelsea dan Manchester United sepakat soal transfer Garnacho dengan biaya senilai £40 juta.
Kabar ini pertama kali diungkapkan oleh pakar transfer, Fabrizio Romano. Dalam keterangannya, Romano menyebut bahwa kesepakatan kedua belah pihak sudah final dan tinggal menunggu tahap akhir. “BREAKING: Alejandro Garnacho ke Chelsea, ayo! Kesepakatan tercapai antara #CFC dan Man United,” tulis Romano.
Chelsea bukan hanya menyiapkan transfer permanen, tetapi juga mengikat Garnacho dengan kontrak jangka panjang. Ia akan menandatangani kontrak berdurasi tujuh tahun bersama The Blues. Manchester United juga mendapatkan klausul penjualan kembali sebesar 10 persen.
Dengan demikian, transfer ini menjadi salah satu kejutan besar di Premier League musim panas 2025. Garnacho resmi meninggalkan United untuk berseragam biru.
Tes Medis Dijadwalkan Jumat
Langkah berikutnya tinggal soal formalitas. Garnacho sudah dijadwalkan berada di London pada Jumat (29/8/2025) untuk menjalani tes medis.
Tes medis ini akan menjadi gerbang terakhir sebelum pengumuman resmi. Chelsea berencana langsung meresmikan sang pemain setelah semua prosedur selesai.
Kehadiran Garnacho di London juga akan disertai penandatanganan kontrak. Setelah itu, Chelsea kemungkinan besar akan langsung memperkenalkannya ke publik.
Fabrizio Romano menegaskan: “Alejandro Garnacho akan berada di London pada hari Jumat untuk menjalani tes medis dan penandatanganan kontrak sebagai pemain baru Chelsea.” Dengan demikian, transfer ini tinggal menunggu hitungan jam untuk benar-benar diresmikan.
(Fabrizio Romano/X)