ARTICLE AD BOX
Beralih dari motor bensin ke motor listrik bukan sekadar soal mengisi baterai dan atau tarik tuas gas. Ada sejumlah karakter unik yang perlu dipahami sebelum menggunakan roda dua setrum agar berkendara tetap aman.
Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati (WMS), Agus Sani menegaskan, pengendara harus membiasakan diri dengan respons tarikan motor listrik yang berbeda.
“Kalau beralih ke motor listrik, kuncinya kenali dulu karakter uniknya. Tarikan gasnya lebih responsif, jadi usahakan putar halus agar motor tidak melompat,” jelas Sani kepada kumparan, Jumat (29/8/2025).
Selain itu, motor listrik cenderung lebih senyap dibanding motor bensin. Kondisi ini kerap membuat pengendara lain tidak sadar dengan keberadaannya. Idealnya gunakan ketika mendekat persimpangan, atau hendak menyalip.
“Karena suaranya hampir tidak terdengar, kadang pengendara lain sering tidak sadar keberadaan pengguna motor listrik. Maka gunakan lampu dan klakson seperlunya saja,” tambahnya.
Sani juga mengingatkan soal manajemen baterai. Menurutnya, pengendara motor listrik wajib merencanakan rute perjalanan agar menghindari kehabisan daya baterai di jalan.
Terlebih untuk motor listrik yang belum pakai skema tukar baterai. Kemungkinan besar bila daya habis di tengah perjalanan, akan butuh waktu lama lagi untuk mengisi ulang ketika menemukan colokan listrik.
Selain itu, adanya perbedaan bobot motor listrik pun harus dipahami. Karena setiap motor listrik biasanya ada perbedaan, lantaran bobot baterai yang lebih berat sehingga pengendara butuh beradaptasi saat bermanuver.
“Bobot motor bisa berbeda dari motor bensin sehingga perlu hati-hati saat belok atau parkir,” ucap Sani.
Lebih lanjut, Ia juga mengungkapkan, karakter pengereman pada motor listrik pun berbeda dan sebaiknya dipelajari lebih dulu. Sebab ada mekanisme regenerative braking, yang bisa saja ketika melepas akselerator, gejala seperti engine brake lebih terasa.
Meski teknologi motor listrik memberi pengalaman berkendara lebih halus dan minim getaran, Agus menekankan bahwa perlengkapan keselamatan tetap nomor satu.
“Memang motor listrik terasa lebih halus, perlengkapan keselamatan seperti helm, jaket, sarung tangan, dan sepatu tetap wajib digunakan,” tutupnya.