ARTICLE AD BOX
Putri Kusuma Wardani dikalahkan Akane Yamaguchi asal Jepang dalam semifinal Kejuaraan Dunia BWF 2025 di Adidas Arena, Prancis, pada Sabtu (30/8). Skor akhir 17-21, 21-14, 6-21.
Putri KW harus puas membawa pulang perunggu. Pencapaian ini sama seperti Lindaweni Fanetri pada 2015. Butuh 10 tahun bagi tunggal putri RI untuk kembali mendapatkan medali di Kejuaraan Dunia.
Adapun di pertandingan ini, Putri KW tampak terlambat panas, Yamaguchi bisa meraih 4 poin beruntun di awal gim pertama. Sulit bagi Putri untuk memperkecil ketinggalan, skor sempat 4-6, lalu melebar lagi hingga Putri tertinggal 6-11 di interval.
Setelahnya, Putri bangkit. Ia mengejar dari skor 8-13 ke 13-13. Lalu, Putri berbalik unggul lewat smash silang apik, skor 14-13. Sayang, Yamaguchi segera bangkit dan membalikkan lagi keadaan menjadi 14-17. Pada akhirnya, Putri kalah 17-21.
Putri KW bangkit di awal gim kedua. Ia melepaskan variasi serangan yang susah dikembalikan wakil Jepang, sehingga mampu mengumpulkan tiga poin beruntun di awal. Yamaguchi lalu menjaga jarak tidak terlalu jauh menjadi 3-2, lalu 4-3. Putri kemudian mampu menjauh lagi ke 7-3, 8-4, lalu mengunci keunggulan 11-9. Wakil Jepang juga terhalang errornya sendiri.
Setelahnya, wakil Jepang kembali bangkit dan menyamakan skor 11-11, 12-12, 13-13, tetapi lalu Putri bisa sedikit menjauhkan skor lagi menjadi 15-13. Permainan Putri semakin apik, sedangkan Yamaguchi tampak kian frustrasi. Putri menang 21-14 di gim kedua.
Wakil Jepang langsung agresif di awal gim ketiga dan meraup 4 poin beruntun. Setelahnya, terjadi reli panjang yang diakhiri pukulan net apik Putri, skor sempat 1-4. Akan tetapi, Putri tetap sulit berkutik dan tertinggal 1-11 di interval. Yamaguchi tampak punya energi yang masih lebih besar dibanding Putri pada gim ketiga.
Selepas interval, Putri berjuang dengan sisa-sisa tenaga dan semangat juang. Ia tak langsung menyerah dalam membongkar pertahhanan Yamaguchi meski sulit. Pada akhirnya, ia tetap kalah 6-21.