ARTICLE AD BOX
Liputan6.com, Jakarta Manchester United dilaporkan sudah bersepakat untuk menjual Alejandro Garnacho. Namun, apakah Setan Merah untung dengan penjualan tersebut?
Sejak bursa transfer dibuka, Garnacho memang masuk dalam daftar jual Manchester United. Sang winger tidak masuk dalam rencana Ruben Amorim setelah ia berseteru dengan sang pelatih.
Setelah menanti cukup lama, Garnacho akhirnya laku dijual. MU dikabarkan bersepakat untuk melepas sang winger ke Chelsea.
Informasi mengenai detail transfer Garnacho diungkap oleh The Athletic. Apakah MU untung dari penjualan ini?
Simak informasi selengkapnya di bawah ini.
Kesepakatan Transfer Garnacho
Menurut laporan tersebut, MU dan Chelsea sepakat bahwa transfer Garnacho ini bersifat permanen.
Chelsea dikabarkan membayar dana cash senilai 40 juta pounds ke MU. Namun angka ini masih bisa bertambah dengan klausul sell-on clause.
Setan Merah menambahkan klausul bagi hasil dalam transfer Garnacho ini. Itu berarti MU akan mendapatkan 10% jika Chelsea memutuskan untuk menjual Garnacho ke klub lain di masa depan.
MU Untung tapi Rugi
Kesepakatan transfer Garnacho ini bisa dikategorikan menguntungkan sekaligus merugikan bagi Manchester United.
MU untung karena Garnacho merupakan produk akademi mereka. Sehingga penjualannya ini 100% dicatat sebagai keuntungan dalam aturan PSR.
Namun MU bisa dikatakan rugi, karena sebelumnya mereka meminta bayaran 60 juta pounds untuk Garnacho. Chelsea harus menjual Garnacho ke klub lain di angka 200 juta pounsd++ agar mereka mendapatkan kompensasi sesuai yang mereka inginkan.
Kontrak Jangka Panjang
Chelsea sendiri akan mengikat Garnacho dengan kontrak jangka panjang.
Sang winger akan membela The Blues dengan kontrak tujuh tahun hingga tahun 2032 mendatang.
Sumber: The Athletic